Breaking News
recent

Mati Lampu..?? Itu Rancu

Salah satu energi yang sangat berpengaruh dalam kehidupan manusia adalah listrik.  Manusia sangat dimudahkan dalam setiap kegiatannya dengan listrik, seperti menggerakkan benda, sebagai pendingin, pemanas atau untuk penerangan.

Lampu juga hasil dari listrik, untuk memberi cahaya di kala gelap datang. Tanpa adanya energi itu, lampu juga tak kan berfungsi. Saat listrik padam misalnya, banyak orang menyebut hal itu dengan istilah “mati lampu” padahal kita tahu sendiri bahwa hal itu salah. Banyak yang menganggap kesalahan dalam menyebut suatu keadaan adalah hal yang lumrah, mereka tidak memikirkan dampak panjang yang di timbulkan akan hal kecil yang disepelekan.

Pengalaman pribadi yang pernah saya temui secara langsung ketika ada anak tetangga saya berumur 5 tahun yang bertanya pada ibunya saat listrik padam.
Anak : “ bu kenapa tiba-tiba gelap? “
Ibu : “ mungkin mati lampu nak ”
Anak : “ tapi kok tv nya juga mati ? “(karena pada saat itu mereka sedang menonton TV)

Nah, hal kecil seperti inilah yang kadang di sepelekan bagi beberapa orang. Padahal di usia itu, anak berada di masa pertumbuhan & mudah menangkap apapun informasi yang dia dapat.

Jadi sebelum berlarut-larut ada baiknya kita membenarkan istilah yang sudah kadung salah di masyarakat, agar tidak menimbulkan rancu atau salah persepsi. 
Bukan untuk istilah “mati lampu” saja tapi ada lagi seperti “ngulek sambel” lalu “manjat kelapa” dll. 

Jika kita menyepelekan hal yang kecil, maka kita akan melewatkan hal yang besar. (Ayu Pratiwi)


AlemJP

AlemJP

No comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.