Breaking News
recent

Terobosan Sejarah, Implan Payudara Dual Chamber Dari Wonjin

Cuaca dingin yang berkepanjangan di Korea membuat jalanan sepi dan beku, hanya terlihat satu dua orang saja yang berjalan tergesa-gesa namun ada satu tempat dimana banyak orang berkumpul, yaitu klinik bedah plastik di Gangnam. Mahasiswa-mahasiswi yang sedang liburan musim dingin, remaja usia belasan tahun yang memimpikan transformasi, sampai para pencari kerja yang memutuskan untuk melakukan operasi plastik. Mereka semua berlomba-lomba untuk bisa berkonsultasi 1:1 dengan dokter ahli bedah plastik di Gangnam. 

Begitu banyak orang yang melakukan berbagai macam operasi plastik dan mengharapkan masa depan yang lebih baik. “Diantara sekian banyak operasi plastik, operasi plastik payudaralah yang hasilnya paling memuaskan”, jelas Bedah Plastik Wonjin yang mengklaim sebagai tempat operasi plastik payudara terbaik di Korea. 

Implan payudara yang digunakan dalam operasi plastik payudara itu sendiri sejarahnya panjang. Adalah seorang ahli bedah Austria bernama Vincenz Czerny yang pertama kali melakukan operasi membesarkan payudara pada tahun 1895. Beliau mengambil jaringan lemak dari lipoma yang ada di punggung kemudian menggunakannya sebagai implan payudara.

Di awal tahun 1900an berbagai jenis implan mulai banyak digunakan. Bermacam-macam bahan digunakan sebagai objek penelitian mulai dari paraffin, manik-manik kaca, karet, wol, dll. Akhirnya setelah sekian banyak trial and error, pada tahun 1963 di Amerika Serikat muncullah implan yang terbuat dari silikon. Namun pada tahun 1992 penggunaannya dilarang karena masalah keamanan. Setelah itu, dikembangkan juga implan saline. Meskipun implan saline dinilai lebih aman daripada implan payudara lain, sensasi yang tidak alami mendorong kebutuhan akan adanya implan yang baru. 

Sampai saat ini, pengembangan materi implan dengan sensasi sentuhan yang lembut seperti hidrogel atau cohesive gel terus dilakukan. Kalau generasi pertama implan mengutamakan kualitas materi implan, maka generasi kedua implan adalah implan tetes air, implan dengan bentuk yang berbeda dari implan sebelumnya yang berbentuk bundar.  Bentuk implan tetes air seperti air yang menetes ke bawah sehingga bentuknya menonjol ke bawah. Hasilnya payudara yang tampak alami seperti payudara asli. 

Baru-baru ini telah muncul implan dengan bentuk dan sensasi sentuhan yang lebih bagus daripada implan sebelumnya, yaitu implan Dual Chamber buatan POLYTECH Jerman. Implan ini terdiri dari dua macam gel pada bagian atas dan bawah implan. Implan ini dapat menjaga bentuk tetes air lebih lama dengan sensasi sentuhan yang lebih lembut dan alami. 

Di Korea, Wonjin adalah tempat operasi plastik payudara terbaik Korea yang pertama kali menggunakan implan dual chamber. “Implan Dual Chamber adalah implan generasi ketiga yang cocok untuk mereka yang jaringan payudaranya kurang atau kulitnya tipis sebab implan ini bisa mencegah efek rippling (implan mengerut dan tampak jelas di kulit). SAFE gel memenuhi payudara, dan SOFT gel meningkatkan adhesi implan dan meminimalkan kemungkinan bergeraknya implan”, jelas dokter Park Wonjin direktur Klinik Bedah Plastik Wonjin

Meskipun implan yang digunakan adalah implan terbaik, tetap saja pengalaman dan know-how sang dokterlah yang paling penting. Besar dan bentuk implan yang digunakan biasanya berbeda tergantung proporsi tubuh pasien. Selain itu, proses pemulihan tiap pasien juga berbeda-beda oleh karena itu diperlukan pemeriksaan menyeluruh sebelum operasi dan after care yang sistematis setelah operasi untuk meningkatkan kepuasan pasien akan hasil operasi", tambahnya. 


Untuk keterangan lebih lanjut klik www.wonjinbeauty.com 


AlemJP

AlemJP

No comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.