Breaking News
recent

Talas , Liar tapi Lezat

Daun talas biasanya dimasak buntil. Rasanya gurih dan lembut. Daun batang talas atu orang jawa bilang lompong juga enak dimasak dengan santan. Hanya sedikit orang yang suka memasak dan memanfaatkan daun ini padahal kalau mereka tahu ada banyak kandugan gizi pada daun dan batang talas.

Sajian yang mirip dengan botok ini bernama brengkes lumbu dan udang. Lumbu atau daun lumbu biasa kita kenal dengan nama daun talas. Proses mematangkannya yang dipanggang membuat hidangan tradisional ini memiliki aroma yang harum.

Talas nama latinya adalah Cokocasia esculentia Schott.. Daunya berwarna hijau dan lebar. Tanaman ini biasa tumbuh di daerah yang lembab. Ada banyak jenis talas. Tetapi mari kita lihat manfaatnya secara umum.

Daun talas mengandung polifenol. Tangkai daun mengandung saponin. Kulit tangkai bisa digunakan untuk membalut luka. Daun talas juga mengandung protein, karbohidrat, lemak, kalsium, fosfor, zat besi. Ada juga beberapa vitamin pada daun ini yaitu vitamin A, B1, dan C.

Manfaat lain talas bagi kesehatan

Bubur akar rimpang talas secara traditional digunakan sebagai obat encok. Pelepah dan daunnya juga dipercaya bisa untuk obat gatal-gatal. Umbi dan daunya bisa digunakan mengatasi radang kelenjar limpa ringan. Talas secara umum biasa digunakan juga untuk mengobati tukak alat pencernaan, asma, dan ganguan bronchial.

Talas merupakan salah satu tanaman sumber penghasil karbohidrat non beras dari golongan umbi-umbian selain ubi kayu dan ubi jalar yang memiliki peranan cukup penting. Seperti yang kita ketahui bahwa kebutuhan karbohidrat dari tahun ke tahun senantiasa mengalami peningkatan sebagai akibat meningkatnya laju pertumbuhan jumlah penduduk. Penyediaan karbohidrat yang hanya bersumber dari beras saja tidak dapat mencukupi kebutuhan pangan.


Kemampuan produksi pangan dalam negeri dari tahun ke tahun semakin terbatas. Dalam memenuhi kebutuhan pangan karbohidrat dimasa mendatang terdapat berbagai macam kendala seperti laju pertumbuhan jumlah penduduk yang masih cukup besar, terjadinya alih fungsi lahan pertanian ke non pertanian, Agar kecukupan pangan nasional bisa terpenuhi, maka upaya yang dilakukan adalah diversifikasi pangan. Sehingga peranan tanaman penghasil karbohidrat dari umbi-umbian khususnya talas semakin penting.

Talas dapat dijumpai hampir di seluruh kepulauan dan tersebar dari tepi pantai sampai ke pegunungan di atas 1000 m dpl, baik liar maupun ditanamDidalam pertumbuhannya, tanaman talas tidak menuntut syarat tumbuh yang khusus. Tanaman ini dapat tumbuh diberbagai jenis tanah dengan berbagai kondisi lahan baik lahan becek (talas Bogor) maupun lahan kering. Talas mempunyai nilai ekonomis yang cukup tinggi karena hampir seluruh bagian tanaman talas dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari serta mempunyai kandungan gizi yang cukup Manfaat utama umbi talas adalah sebagai bahan pangan sumber karbohidrat.

Bagian tanaman ini yang dapat dimakan yaitu umbi, tunas muda, dan batang daun Selain itu, umbi talas juga banyak dibuat makanan ringan seperti keripik dan getuk talasUmbi, pelepah, dan daun talas dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan, obat, maupun pembungkus makanan, sedangkan daun, kulit dan ampas umbinya dapat pula dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Selain dapat digunakan sebagai bahan pangan talas juga digunakan untuk minuman. Akar rimpangnya jika difermentasikan dan ditambah gula serta semacam jagung (Kaffir corn) dan air akan menjadi sejenis bir. 

Penggunaan talas sebagai obat tradisional adalah pembuatan bubur akar rimpang talas yang dipercaya sebagai obat encok. Selain itu cairan akar rimpang sebagai obat bisul, sementara getah daunnya sering digunakan untuk menghentikan pendarahan karena luka dan sebagai obat untuk bengkak. Pelepah dan tangkai daun yang dipanggang dapat dimanfaatkan untuk mengurangi gatal-gatal. Pelepah daun juga diyakini mampu mengobati gigitan kalajengking. 

Dewasa ini usaha pengembangan pengolahan talas semakin berkembang, seperti talas rebus, talas goreng, keripik talas ataupun pengolahan lebih lanjut seperti tepung talas yang digunakan sebagai bahan baku soup talas, roti, dodol, dan cookies (Apriani 2007).

Sebagai pengganti nasi, talas mengandung banyak karbohidrat dan protein yang terkandung dalam umbinya sedangkan daunnya dipergunakan sebagai sumber nabati. Selain itu talas mengandung beberapa unsur mineral dan vitamin serta sangat mudah dicerna. Talas mirip dengan kentang tetapi lebih bergizi dan merupakan sumber energi yang luar biasa hebatnya.

Sungguh memukau kandungan gizi dari talas, makanan yang sehat dan cocok untuk masyarakat modern yang telah mengedepankan kesehatan dalam kehidupan serta talas merupakan makanan alternative pengganti beras yang pada akhirnya dapat mencukupi pangan nasional.

 Hasta MS

Unknown

Unknown

No comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.