Breaking News
recent

Laptop Gaming, si Pemuas Nafsu

Saat ini,laptop menjadi perangkat yang multifungsi.Pada awalnya, laptop hanya digunakan untuk menulis dan akses internet. Penggunaan laptop dipandang lebih praktis daripada komputer . Seiring dengan perkembangan jaman,saat ini laptop juga sering digunakan untuk main game.Bagi para penggila game,penggunaan laptop dipandang lebih praktis karena dapat dibawa kemana saja, apalagi bagi mereka yang menyukai game online.Tinggal mencari koneksi wifi,maka bermain game online bisa dimana saja.

Padahal tidak semua game bisa dimainkan di laptop. Kalau hanya game yang berukuran dibawah 1 GB mungkin dengan laptop yang biasa, dalam artian spesifikasi yang standar, bisa saja dimainkan. Namun, saat ini penggemar game lebih banyak menyukai game dengan ukuran besar. Game dengan ukuran besar biasanya menawarkan banyak tantangan. Jika game ini dimainkan pada laptop dengan spesifikasi standar, maka dapat membahayakan laptop itu sendiri. Kemungkinan terburuk laptop akan mengalami kerusakan.

Saat ini, untuk memenuhi kebutuhan penggemar game, banyak produsen laptop yang menyediakan laptop dengan spesifikasi tinggi. Persyaratan umum agar laptop mampu menggerakkan game yang berat ada pada processor, VGA, RAM dan harddisk. Processor yang aman adalah yang berjenis diatas Quad Core dengan cache yang besar dan clockspeednya diatas 2 GHz. Untuk VGA, direkomendasikan menggunakan VGA merk Geforce atau ATI Radeon dengan kapasitas memori minimal 1 GB. Kemudian, RAM yang dibutuhkan berjenis DDR3 dan berkapasitas minimal 2 GB. Harddisk yang digunakan semakin besar semakin bagus. Direkomendasikan laptop yang mempunyai kapasitas harddisk minimal 320 GB.

Selain itu, laptop yang bagus untuk main game adalah laptop yang tidak cepat panas. Laptop yang cepat panas hanya akan mengganggu performa laptop itu sendiri dan mengganggu kenyamanan bermain game. Terakhir, pertimbangkan budget anda. Laptop gaming saat ini yang paling terjangkau ada di kisaran harga 5 jutaan. Beberapa rekomendasi antara lain ASUS Notebook K45DR-VX039D, LENOVO IdeaPad G480 298, HP Pavilion 14-B035TX Sleekbook dan ACER Aspire E1-471G.
Jika anda erencana membeli laptop untuk main game maka seletiflah. Saat ini banyak laptop yang diiklankan sebagai laptop gaming, masih ditambah dengan embel-embel murah. Ya, maklum juga sih kalau kemudian laptop dengan kemampuan memainkan game kelas menengah sampai berat kemudian banyak diiklankan atau paling tidak kemampuan tersebut dijadikan nilai jual tersendiri dari laptop yang dimaksud. 

Apa sih kriterianya sampai sebuah laptop layak di sebut sebagai gaming laptop? Jawabannya singkat mudah, ya kalau laptop tersebut mampu memainkan game kelas berat atau sedang dengan setting minimal moderat dengan lancar. 

Nah, untuk mencari laptop dengan kemampuan seperti itu, rasanya akan sangat mudah kalau kita punya anggaran minimal 4 juta setengah – maksudnya setengah maksa, setengah geregetan, setengah mati ketika main game, haha… 

Mengapa beli laptop gaming?

Rasanya memang tidak berlebihan ketika kita rela menunggu beberapa bulan untuk mengumpulkan uang demi terbelinya laptop gaming yang di incar. Bagi yang tidak sabar, hutang bisa juga menjadi alternatif sumber dananya. Apakah itu layak? Menurut saya ya. Laptop gaming yang bagus, sedianya datang dengan kemampuan komputasi yang lebih, terutama pengolah grafisnya. Dibanding dengan ultrabook yang lebih mengedepankan sisi estetis penampilan luarnya. 
Karena kemampuannya yang lebih itu tadi, maka buat kita yang dalam pekerjaannya ada tuntutan bekerja dengan grafis dan video, laptop gaming jadi bisa kita gunakan pula untuk bekerja. Minimal sampai balik modal-lah, haha…. 

Kebanyakan laptop gaming sungguhan tidak sungkan datang dengan desain yang bulky, tebal, nggedebleg, sangar, dan tega membuat pemiliknya mengalami kram punggung saking menahan beratnya yang sulit dikurangi demi mengejar kinerja sesungguhnya dari kemampuan gamingnya. Sebut saja CyberPower FangBook X7-200, layarnya 17,3 inchi, beratnya sampai 6,2 kg! Atau ASUS G75VW, lihat tampangnya saja sudah bikin gemetar karena sadar harganya terlalu mahal. 

Nah, untuk kelas umum, biasanya asal laptop tersebut bisa memainkan game kelas menengah dengan lancar meski dengan setting resolusi mendekati terendah, cukuplah disebut sebagai gaming laptop. 

Hasta MS/ berbagai sumber



Unknown

Unknown

No comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.